Dosen Universitas Siliwangi Gelar Lima Program Pengabdian Masyarakat di Desa Putrapinggan, Pangandaran
Pangandaran, 7 Agustus 2025 – Tim dosen dari Program Studi Perbankan dan Keuangan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Siliwangi (UNSIL) melaksanakan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Desa Putrapinggan, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (7/8) ini menjadi wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam memberdayakan masyarakat desa pesisir melalui berbagai inovasi ekonomi, lingkungan, dan teknologi digital.
Dalam kegiatan tersebut, terdapat lima program pengabdian utama yang dijalankan secara serentak oleh tim dosen dari berbagai bidang keahlian. Setiap program memiliki fokus berbeda, namun memiliki tujuan bersama yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Putrapinggan.
1. Ecobrick: Solusi Cerdas untuk Sampah Plastik
Program pertama bertajuk “Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Melalui Produksi Ecobrick sebagai Solusi Pengelolaan Sampah Plastik” dipimpin oleh Hj. Noneng Masitoh, Ir., M.M..
Melalui kegiatan ini, masyarakat pesisir diajak untuk memanfaatkan limbah plastik rumah tangga menjadi ecobrick, yaitu bata ramah lingkungan yang dibuat dari botol plastik berisi sampah non-organik padat. Selain membantu mengurangi pencemaran lingkungan, produk ini juga memiliki nilai ekonomis dan dapat dimanfaatkan untuk membuat kursi, meja, atau taman bermain sederhana.
2. Kelapa Sangrai Naik Kelas
Program kedua, “Co-Innovation Kelapa Sangrai Naik Kelas: Strategi Diversifikasi Kuliner Lokal Menuju Ikon Ekonomi Kreatif Desa”, diketuai oleh Dedeh Sri Sudaryanti, S.E., M.Si..
Melalui pendekatan inovasi kuliner, kegiatan ini membantu pelaku UMKM lokal untuk mengembangkan produk kelapa sangrai dengan kemasan menarik , dan strategi pemasaran modern agar mampu bersaing di pasar regional maupun nasional.
3. Digital Empowerment untuk UMKM
Program ketiga mengusung tema “Digital Empowerment dan Pemberdayaan UMKM melalui Optimalisasi E-Commerce dan Media Sosial”, di bawah koordinasi Andri Helmi Munawar, S.E., M.M., CIFM.
Kegiatan ini berfokus pada pelatihan pemasaran digital, pembuatan akun bisnis di platform e-commerce, dan penggunaan media sosial untuk memperluas jangkauan penjualan produk lokal. Para pelaku UMKM Desa Putrapinggan dilatih agar mampu mengelola konten promosi, memanfaatkan foto produk yang menarik, serta memahami strategi penjualan online yang efektif.
4. Diversifikasi Produk Rumput Laut
Selanjutnya, program keempat berjudul “Peningkatan Nilai Tambah Rumput Laut Menjadi Produk Agar-Agar untuk Diversifikasi Ekonomi Masyarakat Pesisir.” yang diketuai oleh Yuyun Yuniasih, S.E., M.Si
Melalui kegiatan ini, masyarakat diajarkan cara mengola rumput laut menjadi produk bernilai tambah seperti agar-agar siap saji. Inovasi ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir serta mengurangi ketergantungan terhadap penjualan bahan mentah.
5. Sosialisasi SIAPIK
Program terakhir adalah “Sosialisasi SIAPIK”, yang diketuai oleh Dr. Wursan, S.T.P., M.M..
SIAPIK (Sistem Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan) merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk membantu pelaku usaha kecil dalam melakukan pencatatan keuangan sederhana. Dalam kegiatan ini, masyarakat dan pelaku UMKM diajarkan cara menggunakan SIAPIK untuk mengelola keuangan usaha secara efektif dan transparan.




